Penerapan Pupuk Urea pada Tumpangsari Jagung “Double Row” dan Kacang Tanah Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung (Zea mays L.)

Margaretha S Gadmor, Niar Nurmauli, Paul B Timotiwu, Herawati Hamim

Abstract


The study aims to determine: (1) response growth and result of corn and peanut on monoculture and intercropping; (2) an optimal urea doze on growth and result of corn and peanut.  Research did from July to November 2014 in Laboratory of Integrated, Faculty of Agriculture, University of Lampung.  The research used complete Random Group Design with Triple Multiply. Homogenity of variance was tested by Bartlett test.  Separation of median is done by using the test Polynomial Orthogonal with real level 5 %.  The result showed that picking of corn per hectar for monoculture higher than intercropping but the other variable wasn’t really different. Peanut monoculture higher than intercropping  for number of pods, weight of 100 grains, and production of seed per hectar but for plant height and greening level, pattern levels of intercropping higher than monoculture, and there were not find an optimal urea doze for corn on intercropping of corn “double row” and peanut.


Keywords


corn, intercropping, peanuts, urea

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. 2014. Produksi, Luas Panen, dan Produktivitas Jagung Indonesia. Badan Pusat Statistika. Jakarta.

Buhaira, 2007. Respon Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) dan Jagung (Zea mays L.) Terhadap Beberapa Pengaturan Tanam Jagung pada Sistem Tanam Tumpangsari. Agronomi 11 (1) : 41-46.

Faozi, Khavid dan Bambang Rudianto Wijonarko. 2010. Serapan Nitrogen dan Beberapa Sifat Fisiologi Tanaman Padi Sawah dari Berbagai Umur Pemindahan Bibit. Pembangunan Pedesaan Vol 10 (2) ; 93-101 hlm.

Gardner, F.R., R.B. Pearce and R.L. Mitchell. 1985. Fisiologi Tanaman Budidaya. Gadjah Mada Press. 428 hlm.

Indayani, Neny, Nasrullah, dan D. Priyanto. 2000. Kegiatan Biometrika Daya Saing antara Varietas Kedelai pada Pertanaman Campuran dan Baris Berseling. Agrosains 13 (2) : 183-184.

Jumin, Hasan B. 2010. Dasar-Dasar Agronomi. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta. 46-48 hlm.

Lingga, P., dan Marsono. 2008. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya: Jakarta. 150 hlm

Mapegau. 2010. Pengaruh Pemupukan N dan P Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung. Penelitian Univerisitas Jambi Seri Sains 12 (2) : hal 33-36.

Myrna, Nyimas E.F. dan Puji Lestari. A. 2010. Peningkatan Efisiensi Konversi Energi Matahari pada Pertanaman Kedele Melalui Penanaman Jagung dengan Jarak Tanam Berbeda. Penelitian Universitas Jambi Seri Sains 12 (2) : 49-54.

Nuhung, I. A. 2006. Bedah Terapi Nasional. PT Bhuana Ilmu Populer. Jakarta.

Pratama, M.S. 2014. Tumpangsari Tanaman Jagung dan Kacang Tanah Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung dengan Penerapan Pupuk Urea (Skripsi). Hal 45-46.

Putra, A.D., M.M.B. Damanik, dan H. Hanum. 2015. Aplikasi Pupuk Urea dan Pupuk Kandang Kambing untuk Meningkatkan N-Total pada Tanah Inceptisol Kwala Bekala dan Kaitannya Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays L.). Online Agroteknologi Vol 3 (1) : 128-135.

Susanto, Gatut Wahyu Anggoro dan Titik Sundari. 2011. Perubahan Karakter Agronomi Aksesi Plasma Nutfah Kedelai di Lingkungan Ternaungi. Agronomi Indonesia 39 (1) : 1-6 .

Suwardi dan Roy Effendi. 2009. Efisiensi Penggunaan Pupuk N pada Jagung Komposit Menggunakan Bagan Warna Daun. Balai Penelitian Tanaman Serealia. 115 hlm.

Tangedjaja, B. dan E. Wina. 2011. Limbah Tanaman dan Produk Sampingan Industri Jagung Untuk Pakan. Balai Penelitian Ternak. Bogor.

Weiss, E.A. 1983. Oil Seed Crops.Longman Inc. New York. USA.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Indexing

 

 


Published by :
Unit Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat
Politeknik Negeri Lampung
Jl. Soekarno-Hatta, No. 10, Rajabasa, Bandar Lampung, Lampung 35144.
Telp.    (0721) 703995
Faks.    (0721) 703995
Email: jppt@polinela.ac.id


Copyright of Jurnal Pertanian Terapan ( p-ISSN 1410-5020 |  e-ISSN 2047-1781)


Lisensi Creative Commons Ciptaan disebarluaskan di bawah  Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional